Jumat, 27 Januari 2023

TEORI BIG BANG


   اِنَّ فِىۡ خَلۡقِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ وَاخۡتِلَافِ الَّيۡلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الۡاَلۡبَابِ ۚۖ‏ ١٩٠
الَّذِيۡنَ يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوۡدًا وَّعَلٰى جُنُوۡبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُوۡنَ فِىۡ خَلۡقِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ​ۚ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هٰذَا بَاطِلًا ۚ سُبۡحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‏ ١٩١

        Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. 
   
        Proses penciptaan alam semesta dan unsur-unsur yang berada didalamnya sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an sejak 1400 tahun yang silam, yaitu dalam surah Al-Anbiya ayat 30 yang berbunyi:

أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Artinya "Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?".

Dalam surah tersebut terkandung makna bahwa Allah menciptakan alam semesta dari sesuatu yang padu dan kemudian menjadi beberapa bagian (bumi, langit, dan galaksi). Bahkan didalam surah tersebut juga telah disebutkan bahwa saat penciptaan alam semesta air (H2O) sudah ada sebagai sumber kehidupan yang daripadanya berlanjutlah kehidupan di muka bumi.

 Dalam ilmu sains, teori penciptaan alam semesta disebut dengan “Teori Big Bang”. Teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta tercipta dari sebuah ledakan kosmis sekitar 10-20 miliar tahun yang lalu dan mengakibatkan adanya ekspansi atau pengembangan alam semesta.  Ledakan tersebut mengakibatkan pembentukan galaksi yang terbagi dalam planet, matahari, bulan dan lainnya. Teori ini diperkenalkan pada tahun 1927 oleh Georges Lemaitre.

Teori Big Bang menyatakan bahwa efek ledakan tersebut menghasilkan kelimpahan hidrogen (H) dan helium (He). Studi menemukan bahwa Big Bang menghasilkan sekitar 75% atom hidrogen dan atom helium 25%. Pernyataan ini berasal dari pemahaman yang baik tentang reaksi nuklir dan ada bukti kuat bahwa alam semesta memiliki awal berdasarkan bahan kimia yaitu nuklir yang terkandung di dalam inti bintang.

Ternyata, semakin berkembangnya ilmu pengetahuan semakin banyak ayat Al-Qur’an yang dibuktikan kebenarannya dari hasil penelitian para ilmuwan. Hal ini hendaknya dapat meningkatkan keyakinan kita pada kuasa Allah Ta’ala sang khalik yang maha pencipta dan mengetahui atas segala sesuatu.

Nah pada blog ini, kita akan mempelajari materi sistem periodik unsur beserta nilai-nilai islam yang terkandung didalamnya. Semoga dengan adanya blog ini selain membantu kamu dalam belajar juga dapat menambah keimanan kita kepada Allah Ta’ala yaa sobat kimya. Karena hakikatnya tujuan kita menuntut ilmu adalah untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kita pada sang khalik dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Yassarallah 

Untuk lebih memahami tentang teori big bang, silahkan simak video berikut ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar